8 GAYA HIDUP KONSUMTIF TERBARU

8 GAYA HIDUP KONSUMTIF TERBARU

caileak.com – 8 GAYA HIDUP KONSUMTIF TERBARU – Kehidupan terus maju dan teknologi terus berkembang di bumi ini. Tidak hanya teknologi, mentalitas dan gaya hidup juga semakin berkembang sehingga segala aktivitas dapat dilakukan dengan mudah dan cepat. Informasi yang tersedia, baik positif maupun negatif, menyebar dengan cepat. Salah satu bentuk informasi yang sering didapatkan adalah terkait produk baru

. Entah itu kecantikan, kesehatan, pakaian dan lainnya. Semakin banyak produk, terkadang membuat kita penasaran dengan produk tersebut, yang membuat kita membelinya dan menyebabkan perilaku konsumen. Perilaku konsumen adalah perilaku membeli produk karena daya tarik hadiah, membeli produk karena daya tarik kemasan, membeli produk untuk mempertahankan diri dan gengsi, membeli produk hanya untuk mempertahankan simbol status, menggunakan produk karena sesuai dengan iklan model, penampilan Penilaian bahwa membeli produk mahal mengarah pada kepercayaan dan pengalaman yang tinggi lebih dari dua produk serupa dari merek berbeda.

Perilaku konsumen tanpa memandang usia, jenis kelamin dan pekerjaan. Perilaku konsumsi tersebut dapat menjadikan seseorang dengan gaya hidup konsumtif.

Gaya hidup konsumen adalah penggunaan produk yang belum selesai. Cara hidup ini ditandai dengan kehidupan yang mewah dan berlebihan.

Ciri gaya hidup konsumeris adalah selalu berusaha mengikuti tren. Keinginan untuk tampil fashionable bisa muncul karena Anda tidak pernah puas dengan apa yang Anda miliki dan selalu merasa perlu membeli sesuatu yang baru yang sedang trend.

Faktor lainnya adalah kecemburuan, ketika orang-orang di sekitar Anda melihat sesuatu yang baru dan menginginkan sesuatu yang serupa. Gaya hidup peminum tinggi ini memiliki banyak efek negatif pada penjahat.

Beberapa efek negatifnya adalah lapar mata sehingga setiap kali menemukan sesuatu yang lucu dan menarik, Anda langsung membelinya tanpa terlalu memperhatikan.

Kedua, mereka mudah terbujuk oleh godaan atau kata-kata orang lain. Ketiga, keserakahan tinggi, tetapi pendapatan yang diperoleh lebih kecil dari pengeluaran, sehingga terlilit hutang. Yang terakhir tidak memiliki tabungan karena sebagian besar uangnya digunakan untuk belanjaan.

Ada beberapa cara untuk menghindari gaya hidup produktif. Yang pertama adalah membuat skala prioritas.

Dalam hal ini, apa yang telah Anda identifikasi perlu diprioritaskan. Pada saat keinginan berubah menjadi kebutuhan, pertimbangkan apakah barang tersebut benar-benar dibutuhkan atau tidak. Yang kedua bersiap untuk menabung atau berinvestasi untuk masa depan. Dengan mempersiapkan tabungan atau investasi tersebut, Anda bisa mempersiapkan diri untuk peluang yang mungkin muncul di masa depan.

Anda tidak harus menabung banyak, tetapi Anda bisa melakukannya sedikit demi sedikit jika Anda bisa mempertahankannya. Terakhir, jangan cuci mata, online atau offline. Godaan untuk berbelanja online pun semakin besar, karena upaya yang dilakukan tidak jauh berbeda dengan berbelanja offline.

Apa yang dimulai sebagai penangkap mata bisa berakhir menjadi peti kelontong. Menghasilkan uang itu seperti menggali dengan jarum
Menghabiskan uang seperti air yang mengalir melalui pasir
Mari berhemat gaya hidup konsumsi kita dan mulai menabung sekarang